FUKUOKA, JEPANG, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang menghadiri undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo dalam acara Dialog dan Ramah Tamah Duta Besar RI dengan Perwakilan Masyarakat WNI di Fukuoka, Selasa (3/11/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di Kappo Yoshida Tenjin Honten, Fukuoka.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Jepang, Ibu Nurmala Kartini P. Sjahrir, didampingi Minister Counsellor Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo, Ibu Dara Yusilawati, serta sejumlah perwakilan masyarakat Indonesia yang berdomisili di Fukuoka dan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan dinas Duta Besar RI ke wilayah Kyushu, termasuk agenda kunjungan kepada masyarakat Indonesia yang terdampak gempa bumi di Kumamoto. Di sela-sela agenda tersebut, Duta Besar RI menyempatkan diri berdialog secara langsung dengan perwakilan masyarakat Indonesia di Fukuoka untuk mendengarkan aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga negara Indonesia di Jepang.

Dalam dialog tersebut, Duta Besar RI menyampaikan beberapa pesan strategis bagi masyarakat Indonesia di Jepang.

Pertama, pentingnya menjaga nama baik Indonesia di Jepang melalui perilaku, integritas, profesionalisme, serta peningkatan keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge). WNI diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang keahlian masing-masing sekaligus menjadi representasi positif bangsa Indonesia.

Kedua, Fukuoka memiliki posisi strategis bagi masyarakat Indonesia di kawasan Kyushu. Dengan jumlah WNI yang terus bertumbuh dan tersebar di berbagai wilayah, Fukuoka menjadi salah satu pusat penting bagi penguatan pelayanan dan koordinasi masyarakat Indonesia di Jepang.

Ketiga, KBRI Tokyo tengah mengusulkan penambahan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Fukuoka. Usulan ini diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat Indonesia, khususnya dalam urusan kekonsuleran, perlindungan WNI, serta berbagai kebutuhan administratif lainnya.

Keempat, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perkembangan kebijakan pemerintah Jepang terkait penguatan ketahanan nasional menghadapi potensi bencana besar, termasuk risiko gempa bumi di kawasan Palung Nankai. Fukuoka disebut sebagai wilayah yang memiliki peran strategis dalam skenario keberlanjutan fungsi pemerintahan dan penanganan keadaan darurat apabila terjadi bencana besar di Jepang, termasuk menjadi Ibukota pengganti Tokyo di masa yang akan datang.

Kelima, Duta Besar RI menekankan pentingnya menampilkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang toleran, inklusif, dan menghargai perbedaan. Sebagai negara dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, masyarakat Indonesia di Jepang diharapkan dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan saling menghormati.

PCIM Jepang Siap Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCIM Jepang turut menyampaikan undangan kepada Duta Besar RI untuk menghadiri Musyawarah Cabang Istimewa Muhammadiyah Jepang (Muscabi) 2026, yang direncanakan berlangsung pada 13 Desember 2026 di Fukuoka.

Ketua PCIM Jepang juga menyampaikan komitmen Muhammadiyah untuk terus berkontribusi dalam kehidupan masyarakat Indonesia di Jepang. Sebagai organisasi Islam yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah, PCIM Jepang senantiasa berupaya menghadirkan Islam yang berkemajuan, mencerahkan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan.

PCIM Jepang menegaskan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis pemerintah Indonesia, khususnya KBRI Tokyo, dalam berbagai program pembinaan masyarakat, penguatan pendidikan, kegiatan sosial, serta dakwah yang berorientasi pada terciptanya harmoni dan kerukunan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk di Jepang.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah Indonesia dan berbagai elemen masyarakat WNI di Jepang. Kolaborasi yang baik diharapkan dapat mendorong lahirnya masyarakat Indonesia yang semakin berdaya, berintegritas, berprestasi, serta mampu membawa nama baik bangsa di tingkat internasional.

Muhammadiyah untuk Bangsa, Mencerahkan Semesta.

Kontributor: Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jepang (PCIMJ)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *