Oleh: Rahma (Mahasiswi KKN UIN Bandung)
Nelson Mandela pernah berkata bahwa, “Jurnalisme adalah amunisi paling kuat yang dapat digunakan untuk mengubah dunia”. Hal ini selaras dengan agenda yang diadakan oleh PCIM Jepang dengan Mahasiswa KKN UIN Bandung, yaitu Webinar Series (Pelatihan Jurnalistik) yang bertemakan “Jurnalisme Digital: Menulis, mengelola, dan Menyuarakan Berita di Media”.
Pelatihan jurnalistik ini diselenggarakan pada hari ahad (24/8) malam yang terbuka untuk umum. Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Bandung mendatangkan dua pemateri hebat yang telah mempuni dalam bidang jurnalistik, diantaranya yaitu Bapak Dr. Roni Tabroni (Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah) yang bertindak sebagai keynote speaker, dan Bapak Kelik Nursetiyo Widiyanto, M. I, Kom (Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat) yang bertindak sebagai narasumber dalam webinar tersebut.

Dalam dialognya sebagai keynote speaker, Dr. Roni Tabroni mengatakan bahwasanya,” Persyarikatan Muhammadiyah tidak pernah lepas dari tradisi bermedia, sejak kelahirannya hingga kini. Media menjadi instrument dakwah, menyampaikan Islam berkemajuan kepada publik global. Keragaman platform media menandai adaptasi yang dilakukan agar syiar dakwah Muhammadiyah dapat diterima publik. Di era digital, menjadi penting untuk membangun kolaborasi lintas media dan lintas platform.” Dengan itu, menjadi sebuah pengantar bagi para peserta dalam memahami pentingnya mengelola sebuah berita di media, sekalipun dalam organisasi keagamaan.
Terhitung peserta yang hadir sekitar 25 sampai dengan 33 orang, baik itu dari Jepang maupun Indonesia. Saat acara tengah berlangsung, para peserta webinar terlihat antusias dari semangatnya dalam berdiskusi mengenai pembuatan berita di media, seusai pemaparan materi penulisan berita di media oleh Bapak Kelik. Berbagai pertanyaan muncul dari para peserta, seperti hal-hal yang melibatkan AI dalam membuat berita, cara membuat berita yang menarik dan dibaca banyak orang, bagaimana cara mengetahui berita yang valid dan tidak, sampai dengan pertanyaan mengenai perkembangan berita meinstrim di era dewasa ini.
Dengan diadakannya acara webinar pelatihan jurnalistik tersebut, diharapkan para peserta dapat mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuannya dalam mengelola suatu berita.
