Oleh: Indra Arifiyanto

Jepang – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang bersama Ainul Yaqeen Foundation kembali memfasilitasi pelaksanaan program tahunan Ramadhan Global Experience (RGE) 2026 yang diikuti oleh delegasi Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia. Program ini merupakan agenda kaderisasi internasional yang bertujuan memperluas wawasan dakwah global para santri, memperkuat jejaring Muhammadiyah di luar negeri, serta memberikan pengalaman langsung berdakwah di tengah komunitas Muslim minoritas.

Delegasi tahun ini terdiri atas satu guru pendamping, Ustadz Solikhin Noto Prayitno, serta para santri Ahmad Sururi Al Ghoffar, Muhammad Dhiaulhaq Mujibburrahman Aditama, Alfi Khairi Mumtaza, Faiq Abiyyu Zuhri, Muhammad Hafiizh Vernandyansyah, Salwa Aqila Lidia Bilbina, dan Nadien Aulia Rahmadani. Selama kurang lebih satu bulan, mulai 20 Februari hingga 22 Maret 2026, para santri menjalankan rangkaian kegiatan dakwah, pembelajaran, serta penguatan interaksi lintas budaya di berbagai kota di Jepang.

Para santri dibagi ke dalam beberapa kelompok dan ditempatkan di sejumlah wilayah strategis, antara lain Tokyo, Tsukuba, Hiroshima, dan Fukuoka. Di Tokyo, kegiatan difokuskan pada pengajaran dan kajian keislaman di Ainul Yaqeen Fiundation, serta interaksi dengan komunitas Muslim Indonesia Adachi-ku. Di Tsukuba, para santri mengikuti program intensif pembelajaran Al-Qur’an, penguatan tilawah dan tahfidz, serta pendampingan generasi muda Muslim di pusat-pusat kegiatan Islam setempat khususnya Masjid Tsukuba. Sementara itu di Hiroshima, kegiatan dakwah dilaksanakan melalui pengajaran dan kajian di Mihara Mosque, termasuk interaksi dengan komunitas Muslim multinasional. Adapun di Fukuoka, para santri berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran dan dakwah di Fukuoka Kitakyushu Islamic Cultural Center serta terlibat aktif dalam pembinaan komunitas Muslim setempat.

Selain aktivitas dakwah dan pendidikan keislaman, delegasi juga melakukan kunjungan edukatif dan budaya ke sejumlah lokasi bersejarah seperti Tokyo Imperial Palace, Asakusa, Tokyo Skytree, Hiroshima Peace Memorial Park, Hiroshima Castle, dan beberapa pusat pembelajaran lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual agar para santri memahami dinamika sosial, sejarah, dan kehidupan masyarakat Jepang sebagai bagian dari proses dakwah lintas budaya.

Pelaksanaan Ramadhan Global Experience 2026 ini didukung dan difasilitasi secara sinergis oleh PCIM Jepang bersama PRIM Fukuoka, PRIM Tokyo, dan Komunitas Muslim di Tsukuba serta Hiroshima. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kaderisasi global Muhammadiyah sekaligus memperkuat dakwah di tengah komunitas diaspora Indonesia dan masyarakat Muslim di Jepang.

Melalui program ini, para santri tidak hanya menjalankan tugas dakwah, tetapi juga belajar tentang manajemen komunitas Muslim minoritas, kepemimpinan, adaptasi budaya, serta pentingnya membangun jejaring internasional. Ramadhan Global Experience diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran strategis bagi kader Muhammadiyah untuk tumbuh sebagai dai yang berwawasan global dan mampu berkontribusi dalam penguatan dakwah Islam berkemajuan di berbagai belahan dunia.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *